Berita Okezone.com on NOBARTV.LIVE -
Terjadi Perpecahan di Antara Klub-Klub Italia soal Kelanjutan Liga

GENOA – Saat ini tengah terjadi perdebatan di antara klub-klub Italia perihal apakah musim kompetisi 2019-2020 harus dilanjutkan atau disudahi. Mereka kini terbagi menjadi dua kubu dan Presiden Sampdoria, Massimo Ferrero, berada di pihak yang ingin membatalkan kompetisi.

Menurut Ferrero, saat ini suasana sudah tidak kondusif. Italia sendiri kini menjadi negara dengan angka kematian tertinggi akibat Virus Corona (Covid-19). Tercatat, sudah hampir 7 ribu orang meninggal dunia akibat wabah tersebut. Dengan kondisi ini, Ferrero menilai kompetisi tak bisa dilanjutkan karena membutuhkan waktu yang lama untuk menunggu kondisi membaik.

Baca juga: Cannavaro Pesimis Liga Italia 2019-2020 Bakal Digelar dalam Waktu Dekat

AC Milan vs Sampdoria

Ia menilai akan lebih baik jika klub-klub dan semua pihak melupakan musim ini dan bersiap untuk menyongsong musim berikutnya dengan semangat baru. Kendati begitu, ia ingin agar musim depan kompetisi kasta tertinggi Liga Italia diisi oleh 22 tim. Sebanyak dua tim tambahan itu berasal dari Serie B yang sekarang menempati posisi tertinggi di klasemen. Ferrero menilai mereka layak untuk promosi.

Ferrero sendiri sejatinya sadar bahwa tidak semua klub mau menerima pandangannya ini, terutama Lazio. Sebab, Lazio tengah bersaing ketat dengan Juventus dalam perburuan gelar juara (Scudetto) Liga Italia 2019-2020. Presiden Lazio, Claudio Lotito, adalah orang yang sangat menentang penghentian liga. Sebab, Lazio tengah dalam performa impresif dan memiliki peluang besar untuk menyabet Scudetto.

"Serie A tahun depan harus sama dengan tahun ini, bagi saya, musim berakhir di sini. Benevento memiliki 69 poin di Serie B, apa kata mereka? Mereka tidak bisa tinggal dan menonton. Scudetto? Saya tahu bahwa Lotito akan membunuh saya karena mengatakan ini, tetapi inilah hidup, bagi saya musim berakhir di sini, di posisi ini,” tegas Ferrero, mengutip dari Football Italia, Rabu (25/3/2020).

“Ini adalah arah untuk pergi. Kami dapat membuat hipotesis, kami dapat memberikan diri kami satu bulan persiapan, dari 4 April hingga 4 Mei, kami memainkan 12 pertandingan. Kita sampai Agustus, apa yang terjadi pada musim liga berikutnya? Mari kita mulai berbicara tentang musim depan, bukan yang ini," sambung pria Italia itu.

Berita Terkait