Berita Okezone.com on NOBARTV.LIVE -
Begini Awal Mula Lampard Mencintai Sepakbola

FRANK Lampard sukses menorehkan karier gemilang di dunia sepakbola. Untuk bisa mencapai kesuksesan seperti saat ini, jalan yang panjang dan cukup berliku tentu saja harus dilewati pria kelahiran Romford, London, Inggris, 41 tahun silam itu.

Ketertarikan Lampard dengan dunia sepakbola telah terpupuk sedari kecil. Hal ini terjadi karena dirinya terlahir dari keluarga pesepakbola. Ayah Lampard, Frank Lampard Sr, merupakan mantan pesepakbola yang pernah memperkuat West Ham United hingga Tim Nasional (Timnas) Inggris. Kemudian, paman serta sepupu Lampard juga merupakan pemain sepakbola, yakni Harry Redknapp dan Jamie Redknapp.

Frank Lampard bersama sang ayah

(Lampard (kiri) bersama sang ayah)

Karena itu, Lampard sudah mendambakan menyandang status sebagai pesepakbola sejak masih bersekolah. Demi mewujudkan cita-cita menjadi pesepakbola, Lampard rela hanya berfokus pada sekolah sepakbolanya, ketimbang akademik. Padahal, ia merupakan anak yang cerdas.

Untuk mengambil keputusan tersebut, Lampard tentu saja melewati masa-masa kegalauan. Di tengah kegalauan tersebut, ada seorang guru yang begitu mendukungnya bernama Bouckley.

“Bouckley membantu saya melewati masa-masa sulit ketika saya memutuskan apakah meninggalkan sekolah setelah GCSE dan mengikuti karier sepakbola. Dorongannya di sepanjang jalan sangat saya hargai. Salah satu peran penting dari seorang guru adalah mengilhami siswa mereka untuk memenuhi impian mereka. Pak Bouckley adalah contoh utama seorang guru yang baik,” ujar Lampard.

Lampard akhirnya bergabung ke Akademi West Ham United pada 1994, saat usianya baru 16 tahun. Ia masuk ke akademi tersebut ketika sang ayah tengah menyandang status sebagai asisten pelatih di klub senior West Ham United.

Karier Lampard pun terbilang bisa melesat cukup cepat. Pemain berjuluk Super Frank itu bisa langsung mendapat kontrak profesional pada musim 1995-1996. Tetapi, West Ham United kala itu memutuskan untuk langsung meminjamkan Lampard ke Swansea City. Di sana, ia menghabiskan waktu hingga Januari 1996 dengan memainkan sembilan laga.

 Infografis Frank Lampard

Debutnya di Swansea yang berjalan manis membuat West Ham langsung menariknya kembali. Ia mulai menjadi pemain utama di tim berjuluk The Hammers itu pada musim 1997-1998. Pada 2001, Lampard mendapat tawaran dari Chelsea. Ia direkrut tim berjuluk The Blues itu dengan mahar sebesar 11 juta poundsterling.

Selama 13 tahun di sana, gelandang berkebangsaan Inggris itu tampil begitu gemilang sehingga bisa mengantarkan tim merengkuh berbagai trofi. Kepada Chelsea, Lampard mempersembahkan satu trofi Liga Champions, tiga trofi Liga Inggris, empat trofi Piala FA, dua trofi Piala Carling, satu trofi Liga Eropa, dan masih banyak lagi.

Penampilannya yang gemilang membuat berbagai klub papan atas tertarik untuk merekrutnya. Ia akhirnya hengkang ke Manchester City pada 2014. Di sana, Lampard hanya bergabung selama semusim.

Pada 2015, legenda Chelsea itu akhirnya memutuskan untuk bergabung ke New York City. Di sana, ia mengumumkan untuk gantung sepatu. Setelah pensiun, Lampard langsung mengepakkan karier untuk ke bidang manajerial.

 Frank Lampard bersama Mourinho

Pada 2018, ia menyandang status sebagai pelatih Derby County. Setahun di sana, ia mendapat kesempatan untuk menangani Chelsea yang ditinggal Maurizio Sarri karena memilih bergabung ke Juventus.

Berita Terkait