Berita Okezone.com on NOBARTV.LIVE -
Dybala Batal Merapat ke Man United, Berbatov Justru Girang

LONDON – Dimitar Berbatov mengaku senang karena mantan klubnya, Manchester United, urung merekrut Paulo Dybala dari Juventus di jendela transfer musim panas 2019. Sebab menurut Berbatov, Dybala sejatinya tidak cocok dengan gaya bermain Man United arahan Ole Gunnar Solskjaer.

Sebagaimana diketahui, nama Dybala memang sempat kencang digosipkan bergabung dengan Man United beberapa waktu lalu. Bahkan demi bisa mendapatkan Dybala, manajemen Man United rela memberikan Romelu Lukaku ditambah uang sebesar 30 juta euro atau sekira Rp476 miliar kepada Juve.

Paulo Dybala

Akan tetapi hingga bursa transfer musim panas 2019 ditutup di Inggris, rumor Dybala urung terealisasikan. Bahkan banyak yang percaya bahwa pemain berkebangsaan Argentina tersebut bakal tetap berseragam Juve di musim 2019-2020.

Baca Juga: Neville Terkesan dengan Start Sempurna Man United di Liga Inggris 2019-2020

Batalnya transfer Dybala memang mengecewakan sebagian besar pendukung Man United, terutama ketika manajemen tim kesayangan mereka memilih menjual Lukaku ke Inter Milan. Namun hal berbeda diutarakan oleh Berbatov.

Ya, pria berkebangsaan Bulgaria tersebut mengaku sangat senang karena transfer Dybala ke Man United akhirnya batal terwujud. Sebab, Berbatov memiliki keyakinan tinggi bahwa Dybala sebenarnya tidak cocok dengan gaya bermain Man United saat ini.

“Saya sangat sulit melihat di posisi mana ia (Dybala) akan cocok untuk tim ini. Dia pemain yang hebat. Dia memiliki kaki kiri yang sangat bagus dan juga memiliki visi permainan yang tidak kalah bagus,” ucap Berbatov, seperti disadur dari BBC Sport, Kamis (15/8/2019).

Paulo Dybala

“Akan tetapi satu hal yang saya cemaskan dari dirinya apakah ia bisa beradaptasi dengan cara bermain di Inggris. Menarik sebenarnya melihat apa yang akan terjadi jika ia benar-benar bergabung,” sambung pria yang membela Man United sejak 2008 hingga 2012 itu.

Baca Juga: Van Persie Tak Pernah Menyesal Tinggalkan Arsenal

“Anda akan merasa sangat beruntung ketika salah satu pemain Anda mengalami cedera, dan Anda memiliki pemain berkualitas yang bisa menggantikannya. Namun situasi ini tidak baik untuk sang pemain. Ia akan mengeluh dan tidak bahagia, sehingga Anda harus benar-benar berhati-hati dengan pemain yang Anda beli,” tutupnya.

Berita Terkait