Berita Liputan6.com on NOBARTV.LIVE -
Habil Marati di Sepak Bola Indonesia: Pernah Jadi Manajer Timnas dan Tunjuk Pelatih Kontroversional

Liputan6.com, Jakarta - Kasus perencanaan pembunuhan empat tokoh dan satu pimpinan lebaga survei menyeret politisi berinisial HM. Diketahui, pria yang dimaksud HM tersebut adalah politisi Partai Persatuan Pembangunan (PPP), Habil Marati.

Sebelumnya, polisi sudah menetapkan delapan tersangka terkait kasus kepemilikan senjata api ilegal saat kerusuhan 22 Mei 2019 dan perencanaan pembunuhan empat tokoh dan satu pimpinan lembaga survei. Dua nama yang baru ditetapkan sebagai tersangka yakni Kivlan Zen dan seseorang berinisial HM alias Habil Marati.

Dalam jumpa pers di Kantor Kemenko Polhukam, Selasa (11/3/2019), Wadirkrimum Polda Metro Jaya, AKBP Ade Ari, menjelaskan HM sudah ditangkap di rumahnya di Jl Metro Kencana, Pondok Pinang, Jakarta Selatan.

"Tersangka HM ini berperan memberikan uang. Jadi uang yang diterima tersangka KZ (Kivlan Zen) berasal dari HM. Maksud tujuan untuk pembelian senjata api," kata Ade dalam jumpa pers.

Habil Marati bukan nama baru di kancah politik nasional. Ia merupakan mantananggota Komisi IX DPR 1999-2004 dari Fraksi PPP. Dia juga pernah menduduki kursi MPR.

Habil Marati sebetulnya juga ikut dalam Pemilu 2019 sebagai calon legislatif. Namun ia gagal melangkah ke Senayan. "Dia kemarin caleg PPP, tapi tidak jadi," kata Ade.

Berita Terkait