Berita Liputan6.com on NOBARTV.LIVE -
MotoGP: Senjata Baru Marc Marquez

Ini merupakan kemenangan ketiga Marquez pada musim ini. Namun bagi Baby Alien, hasil yang diraih di Le Mans terasa berbeda dari dua kemenangan sebelumnya. Sebab tidak hanya membawanya melesat di papan klasemen, hasil pada balapan di Prancis juga menunjukkan peningkatan terhadap performa sepeda motor yang ditungganginya musim ini. 

Mesin motor yang lebih bertenaga membuat Marquez mampu memangkas kehilangan waktu saat pengereman telat yang selama ini akrab dengan gaya balapannya selama ini. 

"Saya senang karena ini kali pertama (musim ini) kami balapan dengan ban depan yang lembut tapi musim ini kami bisa balapan dengan dua atau tiga gaya yang berbeda," kata Marquez.

"Tahun lalu, kami berusaha mencari waktu terbaik pada titik pengereman. Tahun ini kami mungkin kehilangan sedikit di titik tersebut, tapi kami meningkat di area lain dan ini jalan yang tepat sebab selalu di titik pengereman itu beresiko dan itu berarti sulit konstan," bebernya.

Musim ini, Rossi masih mengandalkan 'kuda besi' Honda RC213V. Sepeda motor ini mengusung mesin V-4, 4-stroke, DOHC, 4-valve, 6-speed dengan kapasitas mesin 1.000 cc yang mampu menghasilkan tenaga lebih dari 241,3 Tk. Sistem pembakaran menggunakan PGM-Fi (Programmed Fuel Injection) dengan daya tampung bahan bakar sebanyak 16,3 liter.

Di awal musim, Marquez sempat cemburu melihat kecepatan motor pembalap-pembalap Ducati. Apalagi saat tes pramusim, top speed yang ditorehkan Dovizioso mampu mencapai 346,3 km/jam. Sementara Marquez hanya mampu menyentuh angka 352 km/jam.

Untuk memangkas jarak, Marquez pun berusaha bermanuver di titik pengereman. Namun masalah ini kini sudah terpecahkan dengan kehadiran mesin baru yang menjanjikan. Dengan mesin yang lebih bertenaga, Marquez mengaku punya lebih banyak cara untuk balapan. 

"Itu semua karena kami performa mesin kami lebih baik. Dan ketika Anda punya mesin yang lebih baik--sekarang saya paham cara berkendara Dovi dan Lorenzo tahun lalu. Maksud saya, Anda bisa menanganinya dengan cara yang berbeda," beber Marquez. 

"Saya bisa balapan dengan gaya tahun lalu (pengereman telat) atau saya bisa balapan dengan gaya lain. Dan ini membuat kepercayaan diri saya konstan," ujar Marquez menambahkan. 

Berita Terkait