Berita Bola.com on NOBARTV.LIVE -
Pertimbangan Timnas Indonesia Pilih Yordania dan Vanuatu Jadi Lawan di FIFA Matchday

Bola.com, Jakarta - Timnas Indonesia akan menggelar pemusatan latihan jelang dua pertandingan persahabatan FIFA matchday Juni 2019, kontra Yordania dan Vanuatu. Simon McMenemy akan mengumpulkan pemainnya dan menggelar pemusatan latihan di Yogyakarta pada 28 Mei hingga 16 Juni 2019.

Tim Garuda akan menghadapi Yordania dalam laga yang akan digelar di Amman pada 11 Juni. Kemudian, Tim Garuda kembali ke Tanah Air dan menjamu Vanuatu di Jakarta pada 15 Juni 2019.

Dua laga uji coba tersebut digelar sebagai persiapan Timnas Indonesia yang akan tampil di babak kedua Kualifikasi Piala Dunia 2022/Piala Asia 2020 yang digelar pada September 2019, di mana akan ada dua pertandingan yang harus dijalani Timnas Indonesia, yaitu satu laga kandang dan satu laga tandang.

Memang belum diketahui dengan pasti lawan yang akan dihadapi Timnas Indonesia dalam pertandingan tersebut. Namun, asisten pelatih Timnas Indonesia, Yeyen Tumena, mengakui pemilihan lawan pada laga persahabatan Juni 2019 disesuaikan dengan kemungkinan lawan yang akan dihadapi pada September mendatang.

"Pada drawing kualifikasi nanti, Indonesia akan berada di dalam pot 3. Artinya akan ada tim yang berada di pot unggulan 1 dan 2, di mana kebanyakan dari mereka merupakan negara dari Semenanjung Arab. Itu sebabnya kami memilih Yordania yang ranking FIFA lebih tinggi dari Indonesia, serta Vanuatu yang rankingnya ada di bawah Indonesia," ujar Yeyen Tumena seperti dilansir situs resmi PSSI.

Mengenai pemain yang akan dipanggil mengikuti pemusatan latihan pada akhir Mei, Yeyen Tumena mengaku akan ada sinergi antara tim nasional dan pelatih di klub. Komunikasi antarpelatih mengenai kondisi pemain akan menjadi satu kriteria untuk pemanggilan pemain, termasuk melihat kemungkinan munculnya pemain baru jika memang ada yang cemerlang bersama klubnya di awal Shopee Liga 1 2019.

"Jadi sebelum dipanggil, nanti kami akan menanyakan kepada pelatih mengenai kondisi pemain tersebut, atau setelah kembali ke klub dari pemusatan latihan tim nasional, apakah dia tetap bisa memperlihatkan profesionalisme dan performa yang baik atau tidak," ujar Yeyen.

"Pada pemusatan latihan nanti juga akan ada beberapa nama baru yang kami harapkan mampu memaksimalkan potensi tim jelang kualifikasi Piala Dunia. Tentu sebelum dipanggil, mereka harus memperlihatkan kontribusi terlebih dulu untuk klub masing-masing. Jadi sudah punya jam terbang dan mampu menjadi anutan bagi pemain lain," lanjut asisten pelatih Timnas Indonesia itu.

Pemusatan latihan Timnas Indonesia, yang rencananya digelar pada 28 Mei hingga 16 Juni, memang akan terpotong dengan Hari Raya Idulfitri. Rencananya para pemain yang mengikuti pemusatan latihan akan dipulangkan untuk merayakan Idulfitri bersama keluarga dan kembali ke tim jelang keberangkatan ke Amman, Yordania.

Sumber: PSSI

Berita Terkait