Berita Okezone.com on NOBARTV.LIVE -
Manajer Sheffield United Berharap Liga Inggris 2019-2020 Tetap Dilanjutkan

SHEFFIELD – Manajer Sheffield United, Chris Wilder, memberikan komentar soal nasib Liga Inggris musim 2019-2020. Wilder berharap pihak penyelengara tetap memilih untuk melanjutkan sisa musim Liga Inggris 2019-2020.

Sebagaimana diketahui, kompetisi sepakbola di dunia memang tengah ‘mati suri’ saat ini dikarenakan semakin menyebarnya virus Corona (Covid-19). Liga Inggris pun menjadi salah satu kompetisi yang terkena dampak terhadap penyebaran virus Corona.

Infografis dampak virus Corona pada sepakbola dunia

Ya, FA selaku induk sepakbola Inggris memutuskan untuk menambah libur Liga Inggris yang awalnya hingga 3 April, menjadi akhir bulan depan. Keputusan tersebut diambil lantaran pihak FA belum melihat ada tanda-tanda positif dari penyebaran virus Corona.

Baca Juga: Diego Maradona Suka dengan Kinerja Jurgen Klopp

Situasi tersebut pun lantas memunculkan reaksi dari dari sejumlah pihak. Ada yang meminta FA membatalkan Liga Inggris 2019-2020. Namun tak sedikit yang berharap Liga Inggris musim ini tetap berlanjut, Wilder pun jadi salah satu yang berharap kompetisi teratas sepakbola Inggris itu tetap lanjut.

“Ide untuk membekukan posisi seperti saat ini tidak masuk hitungan saya, meski jika kalian melihat pada klasemen dan berpikir itu takkan menjadi hasil buruk buat klub ini sekalipun ditinjau dari segi yang egois,” ucap Wilder, seperti disadur dari BBC Sport, Senin (23/3/2020).

Baca Juga: Alderweireld Janji Sumbang Komputer Tablet untuk Pasien Virus Corona

“Semua orang mungkin akan melihat sisi egoisnya. Tapi Liga Inggris itu adalah sebuah perlombaan. Itu 38 pertandingan. Tidak peduli berapa banyak keunggulan poin atau berapa banyak ketertinggalan poin, ini adalah olahraga dan semuanya bisa terjadi,” sambungnya.

“Ini merupakan liga paling bergengsi di dunia. Untuk menuntaskannya adalah hal yang tepat untuk dilakukan. Saya pun berharap mereka (para petinggi FA) mendengarkan ucapan saya ini,” tutup pelatih berusia 52 tahun tersebut.

Berita Terkait